PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER TERHADAP KEPUASAN PEKERJA

This item was filled under [ manajemen SDM ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.9/5 (49 votes cast)

Skripsi Manajemen SDM : “PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER TERHADAP KEPUASAN PEKERJA (DI CV. JABAR KARYA UTAMA UNTUK PEKERJAAN OPTIMALISASI MESJID DI DINAS TATA RUANG DAN PERMUKIMAN PROPINSI JAWA BARAT)”.


H. Arsyadi Darwis
2S1 06 118S
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI MANAJEMEN BISNIS BANDUNG

Dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang – Undang Dasar 1945,  Undang – Undang  No.32 Tahun 2004, Undang – Undang No.18 Tahun 1999, Usaha Jasa Konstruksi diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat. keputusan Presiden Republik Indonesia No. 18 Tahun 2000, petunjuk-petunjuk teknis pelaksanaan tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Organisasi pemerintah, petunjuk teknis pelaksanaan Keppres No. 18 Tahun 2000 tentang Keputusan bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Kepala Badan Perencana Pembangunan nasional No.S42/A/2000 No. S2262/0.2/05/2000 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Keputusan Presiden No. 18 tahun 2000 tentang Pedoman pelaksanaan Pengadaan barang/Jasa Organisasi Pemerintah tertanggal 3 Mei 2000.

Dalam rangka ini salah satu kewajiban Bangsa Indonesia, dalam mewujudkan pembangunan Indonesia yang adil dan makmur lahir dan bathin , maka dilaksanakan Tender pada tahun 2006 pembangunan sarana ibadah yaitu Optimalisasi mesjid dilingkungan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat yang berlokasi di jalan kawaluyaan indah No. 4 Bandung pada tanggal 7 April 2006. tender ini diikuti oleh beberapa perusahaan dengan syarat prakualifikasi, sesuai dengan pasal 8 UU JK syaratnya antara lain harus memiliki tenaga usaha ahli dan terampil, perencana, pelaksana dan pengawas konstruksi yang berbentuk Badan Usaha dan juga diharuskan memiliki :

  1. memenuhi ketentuan tentang perizinan usaha di bidang jasa konstruksi,
  2. memiliki sertifikasi, klasifikasi dan kualifikasi perusahaan jasa konstruksi

Syarat Keahlian dan Keterampilan berdasarkan Pasal 9 UU Jasa Konstruksi, adalah :

  1. Perencanaan konstruksi dan pengawas konstruksi, orang perorang harus memiliki sertifikat keahlian.
  2. Pelaksana konstruksi orang perorang harus memiliki sertifikat keterampilan kerja dan sertifikat keahlian kerja
  3. Orang perorang yang dipekerjakan oleh Badan usaha sebagai Perencana konstuksi atau pengawas konstruksi atau tenaga tertentu dalam badan usaha pelaksana konstruksi harus memiliki sertifakat Keahlian Kerja.
  4. Tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan keteknikan yang bekerja pada pelaksanaan konstruksi harus memiliki sertifikat keterampilan dan keahlian kerja. kesemuanya ini harus melalui pelatihan dari satu minggu sampai 2 bulan.

Sebagaimana telah disebutkan diatas bahwa pekerjaan optimalisasi melalui tender, yang diikuti oleh beberapa perusahan yang kemudian dimenangkan oleh CV. Jabar Karya Utama. Setelah melalui masa sanggah maka dibuatkan Surat Perjanjian Pekerjaan Pelaksanaan (SPPP) dengan jangka waktu pelaksanaan 60 (enam puluh) hari kalender tahun anggaran 2006 dengan biaya Rp.99.500.000,- dan disyaratkan bahwa perusahaan harus membuat surat jaminan pelaksanaan sebesar 5% sebesar Rp. 4.975.000,- dan jaminan penawaran sebesar Rp. 2.000.000,-.. Pelaksanaan Optimalisasi Masjid ini meliputi pekerjaan dengan rekapitulasi Bill Of Quality, sebagai berikut :

  1. Pekerjaan Persiapan                                        Rp.       2.633.600,00
  2. pekerjaan Dinding                                            Rp.       9.734.400,00
  3. Pekerjaan Kusen dan Jendela                           Rp.       39.298.662,10
  4. Pekerjaan Plafond                                           Rp.       14.522.378,00
  5. Pekerjaan Pengecatan                                     Rp.       17.465.291,00
  6. Pekerjaan Orname                                           Rp.       6.800.000,00

Jumlah                                                           Rp.       90.454.331,10

PPn 10%                                                        Rp.       9.045.433,00

Jumlah Total                                                   Rp.       99.499.764,21

Dibulatkan                                                     Rp.       99.500.000,00

(Sembilan puluh Sembilan juta lima ratus ribu rupiah)


Catatan kalau terjadi perubahan dalam pelaksanaan maka perubahan tersebut harus mendapat persetujuan dari kepala dinas, pengawas dan pengawas lapangan dari dinas tersebut alasannya adalah karena ini menyangkut pembayaran tambahan beban Negara. dan sebaliknya apabila terjadi pekerjaan kurang maka harus mendapat persetujuan juga, sampai soal laporan harian minggunan harus dibuat, sesuai dengan ketentuan jadwal, dan apabila terjadi one prestasi /default maka jaminan akan dicairkan jadi milik Negara. Namun pekerjaan ini Alhamdulillah dapat selesai tepat waktu dengan catatan ada pekerjaan tambah tapi pekerjaan lebih lanjut tersebut tidak dibayar sampai sekarang ini.

Pada bagian ini diuraikan faktor-faktor apa saja yang menjadi dasar motivasi pekerja yang nantinya akan berdampak kepada kepuasan pekerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dan kemudian gaya kepemimpinan seorang manajer yang bagaimana yang dapat mewujudkan kepuasan tersebut. Sehingga nantinya dapat mewujudkan keunggulan bersaing dengan perusahaan kontraktor sejenis lainnya.

Pekerjaan pembangunan sarana ibadah optimalisasi mesjid di Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat adalah merupakan percobaan mengkaji yang selama ini belum pernah dilaksankaan penelitian. Sejauh mana gaya kepemimpinan seorang manajer terhadap motivasi dan kepuasan pekerja dalam mengerjkan suatu pekerjaan. Disini boleh dikatakan sambil menyelam minum air karena yang diteliti adalah perusahaan dimana saya termasuk salah satu pimpinan perusahaan tersebut. karena dari hasil penelitian ini diharapkan akan sangat berguna bagi perusahaan dalam mencapai tujuan akhirnya yaitu dapat berkiprah dengan baik, menerima untung dan yang terpenting adalah mendapatkan Ridla ALLAH SWT. Seperti tertuang didalam Al-qur’an Surat Yassin Ayat 12 dan 65  “Semua perbuatan manusia dicatat dan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT” dan “Pada hari ini kami tutup mulut mereka dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”.

Menurut Locke (Fred Luthan edisi 10 :243) definisi komprehensif dari kepuasan kerja yang meliputi reaksi atau sikap kognitif, afektif, dan evaluatif dan menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah “keadaan emosi yang senang atau emosi positif yang berasal dari penilaian pekerjaan atau pengalaman kerja seseorang.” Kepuasan kerja adalah “hasil dari persepsi karyawan mengenai seberapa baik pekerjaan mereka mamberikan hal yang dinilai penting.“   Secara umum dalam bidang perilaku organisasi, kepuasan kerja adalah sikap yang paling penting dan sering dipelajari.

Menurut William H.Newman (1968) (Miftah Thoha, 2003;262) kepemimpinan adalah kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau seni mempengaruhi perilaku manusia baik perorangan maupun kelompok. Dan satu hal yang perlu diingat bahwa kepemimpinan tidak harus dibatasi oleh aturan-aturan atau tata karma birokrasi. Kepemimpinan bisa terjadi dimana saja, asalkan seseorang menunjukkan kemampuannya mempengaruhi perilaku orang lain kearah tercapainya suatu tujuan tertentu.

Dengan kata lain, seorang pemimpin selain memiliki hak dan kekuasaan untuk memerintah dan memiliki kewajiban untuk memerintah / mengatur segala sesuatunya dengan benar sesuai dengan tujuan organisasi. Tetapi juga harus memiliki gaya kepemimpinan yang dapat diterima oleh orang lain dalam hal ini bawahanya, karena secara langsung maupun tidak langsung seorang pemimpin juga akan mendapat penilaian dari cara dia memimpin dan tanggung jawab.

CV.Jabar Karya Utama pun pada hakekatnya merupakan suatu organisasi. Dengan sendirinya diperlukan usaha dan  dukungan dari pihak – pihak yang terkait agar suatu organisasi dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Melaksanakan seleksi secara ketat dan mengadakan pelatihan secara rutin terhadap pekerja ternyata tidak cukup menjamin bahwa suatu organisasi dapat melaksanakan tugas yang diembannya secara efektif dan efisien. Terpenuhinya standar tugas dari suatu organisasi sangat tergantung pada berbagai faktor yang saling berinteraksi satu sama lain. Faktor – faktor tersebut antara lain manusia sebagai tenaga kerja, mesin dan peralatan, manajemen, kebijakan – kebijakan organisasi, kondisi kerja dan lain sebagainya.

Manusia sebagai unsur organisasi merupakan faktor yang berperan penting dalam menentukan sukses atau tidaknya suatu organisasi. Dalam peningkatan kualitas dan profesionalisme, perusahaan harus berusaha memanfaatkan sumber daya manusia yang dimilikinya. Pemanfaatan sumber daya manusia secara optimal merupakan kunci utama pengembangan organisasi agar organisasi dapat berjalan lancar dan efisien. Sumber daya yang sifatnya dinamis memiliki kemampuan berkembang tanpa batas dan jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang terlatih dan professional, organisasi yang memiliki peralatan yang canggih dari teknologi paling baru akan sulit dalam mencapai tujuannya. Demikian pula sebaliknya, bila organisasi sudah memiliki sumber daya manusia yang terbaik tidak memiliki sumber daya yang lain sebagai pendukungnya maka akan sulit juga untuk mencapai tujuan tersebut.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia akan dapat tercapai bila perusahaan mampu mengenali kemampuan sumber daya manusia yang dimilikinya. Perusahaan akan lebih mudah mengambil keputusan jika mengetahui kinerja para pekerja. Penilaian kinerja perlu dilakukan untuk mengenali, mengukur dan mengembangkan kinerja pekerja.

Bertitik tolak pada kenyataan diatas, faktor tenaga kerja memegang peranan penting demi suksesnya tujuan suatu perusahaan. Itulah sebabnya ada kebutuhan mendesak untuk melihat secara seksama terhadap faktor tenaga kerja.

Setelah terpenuhi kebutuhannya, maka pekerja akan mendapatikan kepuasan di dalam dirinya maupun dalam bekerja, sehingga akan menimbulkan semangat kerja yang tinggi dan secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap prestasi kerja. Dan pada akhirnya produktivitas pekerja akan meningkat dan tujuan perusahaan dapat tercapai.

Untuk itu masalah penelitian pada tugas akhir ini diberi judul :

“PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER TERHADAP KEPUASAN PEKERJA DI CV. JABAR KARYA UTAMA UNTUK PEKERJAAN OPTIMALISASI MESJID DI DINAS TATA RUANG DAN PERMUKIMAN PROPINSI JAWA BARAT”

Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini

Download di sini

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER TERHADAP KEPUASAN PEKERJA, 4.9 out of 5 based on 49 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets