ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGEMBANGAN SEKTORPOTENSIAL DI KABUPATEN SEMARANG (PENDEKATAN MODEL BASIS EKONOMI DAN SWOT)

This item was filled under [ Ekonomi ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.9/5 (110 votes cast)

Skripsi jurusan ekonomi: “ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGEMBANGAN SEKTORPOTENSIAL DI KABUPATEN SEMARANG (PENDEKATAN MODEL BASIS EKONOMI DAN SWOT)”.

Mujib Saerofi. 2005.Skripsi jurusan ekonomi, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang.

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu tolak ukur adanyapembangunan ekonomi di suatu daerah. Pembangunan sektor ekonomi itu sendiriadalah proses untuk mengubah suatu keadaan supaya lebih baik dengan tujuanuntuk meningkatkan pendapatan, kesempatan kerja, dan kemakmuran masyarakat.Kabupaten Semarang memiliki laju pertumbuhan rata-rata nomor dua di kawasanKedungsapur setelah Kota Semarang. Sehingga agar pertumbuhan ekonomi yangterjadi di kabupaten Semarang tidak kalah jika dibandingkan dengan KotaSemarang perlu adanya penggalian potensi sektoral, dan perlu adanya rumusanstrategi pengembangan yang tepat. Serta bagaimana keterkaitan wilayah sebagaipelengkap. Penelitian ini berkaitan dengan kondisi Kabupaten Semarang selamaperiode 1999-2003 (data terbaru).

Populasi penelitian ini adalah PDRB Sektoral Kabupaten Semarang danJawa Tengah atas dasar harga konstan tahun 1993 sedangkan sampel daripenelitian ini adalah PDRB Kabupaten Semarang dan Jawa Tengah atas dasarharga konstan tahun 1993 tahun 1999-2003. Variabel yang dikaji dalam penelitianyaitu pertumbuhan ekonomi, PDRB, penduduk, jarak, sektor-sektor ekonomi,komponen Shift Share, dan SWOT. Metode pengumpulan data yang digunakanadalah metode dokumentasi, kuesioner dan wawancara. Dalam skripsi inidigunakan model basis ekonomi yang tercermin pada analisis Location Quotient(LQ) yang dilengkapi dengan analisis Shift Share, selain untuk mengetahui sktorpotensial untuk dijadikan sektor basis, penelitian ini juga bertujuan untukmengetahui keterkaitan antara Kabupaten Semarang dengan daerah lain disekitarnya di dalam kawasan Kedungsepur, untuk itu di gunakan analisis gravitasi.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui ada dua sektor ekonomi yang sngatpotensial di Kabupaten Semarang untuk dikembangkan guna meningkatkanpertumbuhan ekonomi Kabupaten Semarang. Kedua sektor ekonomi ini memilikiindeks LQ lebih besar dari satu (sektor basis) dan komponen diferensial (Dj)positif (pertumbuhan cepat). Sektor ekonomi tersebut adalah sektor industripengolahan dan sektor jasa-jasa. Pengembangan dua sektor ini diharapkan akandapat meningkatkan perolehan PDRB Kabupaten Semarang sehingga dapatmeningkatkan laju pertumbuhan ekonominya, kemudian penulis menganalisislembih lanjut dengan metode SWOT tetapi mengingat penelitian ini bukanpenelitian final, maka analisis pengembangannya hanya diarahkan pada sektorindustri pengolahan dengan memfokuskan pembahasan pada industri tekstil dangarmen pada industri makro, dan industri kerajinan enceng gondok pada industrimikro karena industri tersebut adalah industri unggulan di kabupaten semarang.

Dalam pengembangan ekonomi suatu daerah butuh melakukan interaksi dengandaerah lain disekitarnya. Dari hasil analisis gravitasi menunjukkan interaksiterkuat yang terjadi antara Kabupaten Semarang dengan daerah sekitarnya daamsatu kawasan (kawasan kedungsapur) adalah dengan Kota Semarang. Atas dasaranalisis SWOT, maka strategi yang dapat diterapkan dalam pengembanganindustri tekstil dan garmen, serta industri kerajinan enceng gondok antara lain:untuk industri tekstil dan garmen (industri makro), yaitu meningktakan kualitasdan produktivitas komoditas industri, memanfaatkan rendahnya upah tenaga kerja,membangun keterkaitan industri dengan sub sektor lainnya, memasyarakatkanmerek dagang sendiri, mempermudah pemberian lisensi bagi para eksportir,pengembangan teknologi guna menemukan bahan baku pengganti. Sedangkanuntuk industri enceng gondok (industri mikro), yaitu pengoptimalan pengelolaanenceng gondok melalui proses kreatif, inovatif dengan terus meningkatkankualitas, memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan jalan Joglosemar,empertahankan kecirikhasan produk dengan tetap memanfaatkan kandunganlokal, membangun kemitraan dengan pengumpul enceng gondok juga perguruantinggi dalam mendesain produk mereka, peningkatan dukungan dan pembinaankewirausahawan.

Dengan melihat keadaan yang terjadi sebaiknya Kabupaten Semarangmengembangkan sektor strategis yaitu sektor industri pengolahan dan sektor jasajasadengan tetap memperhatikan sektor lainnya. Selain itu Kabupaten Semaranghendaknya meningkatkan interaksi di daerah lain di sekitarnya yang akan semakinmemperlancar aktifitas sosial ekonominya dalam rangka meningkatkanpertumbuhan ekonomi daerah. Bagi para peneliti lain diharapkan dapatmenghubungkan hasil penelitian dengan kodisi lapangan dan menganalisis SWOTsecara lebih mendalam lagi.

Download

ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGEMBANGAN SEKTORPOTENSIAL DI KABUPATEN SEMARANG (PENDEKATAN MODEL BASIS EKONOMI DAN SWOT), 4.9 out of 5 based on 110 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets