APLIKASI METODE MLR DAN PCR
Skripsi Pendidikan Kimia : APLIKASI METODE MLR DAN PCR (PADA ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTITOKSOPLASMA SENYAWA TURUNAN KUINOLON BERDASARKAN DESKRIPTOR TEORITIK).
Oleh :
Nur Fitri Fatimah
04/177763/PA/10013
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS GADJAH MADA JOGJAKARTA
INTISARI
Telah dilakukan analisis hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas antitoksoplasma 24 senyawa turunan kuinolon menggunakan deskriptor teoritik berupa efek hidrofobik (log P), sterik (indeks Harary dan indeks Randic), dan elektronik (muatan bersih atom dan selisish energi HOMO-LUMO). Seluruh senyawa dihitung log P dan indeks sterik, kemudian perhitungan struktur elektronik diawali dengan pemodelan molekul untuk mendapatkan struktur paling stabil. Data perhitungan struktur elektronik diperoleh setelah prosedur optimasi geometri dengan metode semiempirik AM1 sedangkan data aktivitas antitoksoplama (IC50) didapatkan dari literatur. Analisis dilakukan terhadap data awal yang dipisahkan secara acak menjadi data fitting dan data uji dengan metode MLR dan dengan total data untuk metode PCR. Hasil analisis HKSA dari kedua metode adalah sebagai berikut:
Metode MLR:
Η0,02 + Ο, + Ο,910+++Δ−=.5.007172.569- 32,329.qC4,285.qX7,963.qC225,7.qC-E0,522. 83,287/1log21985450qqICdengan n = 24; r = 0,942; r2 = 0,887; SE = 0,254; Fhit/Ftab = 5,586
Metode PCR:
2150.521,0.459,0943,3/1logTTIC+−−=
dengan n = 24; r = 0,665; r2 = 0,442; SE = 0,478; Fhit/Ftab = 2,395
Dari analisis statistik didapatkan bahwa metode MLR memberikan hasil yang lebih baik daripada metode PCR.
Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini


