Ekstraksi dan Identifikasi Komponen Sulfida pada Bawang Putih (Allium sativum)

This item was filled under [ Kimia ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (28 votes cast)

skripsi jurusan kimia: Ekstraksi dan Identifikasi Komponen Sulfida pada Bawang Putih (Allium sativum)

Yuniastuti, Katria, Winarni Pratjojo, Sri Wardani, 2006. Skripsi kimia, Fakultas matematika dan ilmu pegetahuan alam, Universitas Negeri Semarang.

Bawang putih merupakan salah satu jenis tanaman berumbi yang mempunyai banyak kegunaannya, terutama bidang kesehatan, karena pada umbi bawang putih mengandung banyak zat-zat yang mengandung komponen sulfida, yang sangat berguna untuk kesehatan.

Kegunaan bawang putih di bidang kesehatan berkaitan dengan adanya komponen-komponen sulfida di dalamnya, dimana komponen sulfida utamanya adalah allisin, diallil disulfida, diallil trisulfida, dan metil allil trisulfida. Masih ada komponen sulfida yang lain dalam bawang putih, tetapi jumlahnya lebih kecil dari komponen sulfida utama.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi komponen sulfida yang ada dengan cara ekstraksi menggunakan sistem maserasi, dan mengidentifikasi dengan IR dan GC-MS.
Isolasi komponen sulfida dilakukan dengan cara merendam (maserasi) bawang putih dengan etanol p.a yang telah dikupas, dicuci dan dihancurkan terlebih dahulu. Rendaman tersebut dibiarkan selama 24 jam dalam keadaan tertutup. Setelah 24 jam, rendaman didekantasi untuk memisahkan residu dan filtratnya. Filtrat yang ada kemudian dianalisis menggunakan GC-MS.
Analisis menggunakan kromatografi gas (Gas Chromatography) menunjukkan bahwa dalam sampel yang diuji terdapat dua jenis senyawa terlihat dengan munculnya dua puncak. Puncak pertama muncul pada waktu retensi 8,117 dengan puncak dasar 41 dan mempunyai persentase 42,73%. Puncak kedua muncul pada waktu retensi 12,150 dengan puncak dasar 39 dan mempunyai persentase 57,27%.
Analisis menggunakan spektrometri massa menunjukkan bahwa komponen sulfida yang ada mempunyai berat molekul 146. Hal ini dapat disimpulkan bahwa dalam larutan hasil ekstraksi bawang putih terdapat diallil disulfida (C6H10S2) dan suatu senyawa yang mempunyai kemiripan dengan allil sulfida (C6H10S).
Untuk membuktikan gugus apa saja yang ada di dalam filtrat bawang putih yang diujikan, diadakan kembali analisis menggunakan spektrofotometri IR. Pengujian menggunakan spektrofotometri IR telah membuktikan bahwa gugus-gugus fungsi dalam komponen sulfida yang teranalisis dalam spektrofotometri IR sesuai dengan yang teranalisis oleh GC-MS.

Download

Ekstraksi dan Identifikasi Komponen Sulfida pada Bawang Putih (Allium sativum), 5.0 out of 5 based on 28 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets