INKULTURASI MUSIK LITURGI DI INDONESIA PASCA KONSILI VATIKAN II

This item was filled under [ Perbandingan Agama ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (25 votes cast)

Skripsi Jurusan Skripsi : INKULTURASI MUSIK LITURGI DI INDONESIA PASCA KONSILI VATIKAN II.


Oleh :
RIKALUFI WAHYU WARDHANI
96522172
JURUSAN PERBANDINGAN AGAMA
FAKULTAS USHULUDDIN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “Inkulturasi Musik Liturgi di Indonesia Pasca Konsili Vatikan II”. Inkulturasi musik liturgi di Indonesia merupakan suatu kreasi baru dalam mengembangkan musik liturgi dengan mengembangkan kebudayaan dan adat setempat sebagai pengaruh dari dokumen Konsili Vatikan II.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh dokumen Konsili Vatikan II terhadap perkembangan musik liturgi di Indonesia, memahami secara mendalam proses terjadinya inkulturasi musik liturgi  di Indonesia serta mengetahui wujud dari musik liturgi di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode dokumentasi dengan memanfaatkan secara maksimal, menelusuri bahan-bahan pustaka yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Data  diolah dan dianalisis dengan teknik deskriptif-analitik yaitu metode yang digunakan terhadap suatu data yang terkumpul kemudian disusun, dijelaskan dan selanjutnya dianalisis. Untuk menganalisis data digunakan cara berfikir induktif, pembahasan yang berdasarkan pemikiran yang bersifat khusus kemudian disimpulkan dalam kegiatan yang umum.

Melalui metode penelitian tersebut dapat diuraikan hasil penelitian ini, yaitu: Pertama, adanya perbedaan landasan; sebelum Konsili Vatikan II inkulturasi dilakukan berdasarkan izin dari keuskupan Roma, dan setelah Konsili Vatikan II usaha inkulturasi musik liturgi diusahakan dengan berpedoman pada dokumen konsili Vatikan II. Kedua, yang menjadi kendala dalam proses inkulturasi musik liturgi di Indonesia adalah keanekaragaman suku budaya yang berbeda. Ketiga, jika sebelumnya dalam musik liturgi hanya dikenal musik Gregorian dan Polifoni suci, namun setelah konsili Vatikan II berkembang kreasi baru dalam musik liturgi. Sebagaimana yang terdapat dalam buku nyanyian Madah Bakti.

Bagi umat muslim, manfaat  dari penelitian ini adalah memperluas wacana dan pengetahuan tentang musik liturgi untuk dijadikan bahan bagi usaha pengembangan khazanah musik Islami, seperti bagaimana dibentuknya suatu badan khusus yang menangani  pengembangan musik tersebut.

Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini

Download di sini

INKULTURASI MUSIK LITURGI DI INDONESIA PASCA KONSILI VATIKAN II, 5.0 out of 5 based on 25 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

One Comment on “INKULTURASI MUSIK LITURGI DI INDONESIA PASCA KONSILI VATIKAN II”

  • andi
    1 November, 2011, 15:08

    knap inkulturasi gak dibahas

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets