KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENCAPAIAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI KOMPETENSI DASAR SEGIEMPAT SISWA SMP N 36 SEMARANG KELAS VII TAHUN 2006/2007

This item was filled under [ Matematika ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (28 votes cast)

skripsi Jurusan Matematika : KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENCAPAIAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI KOMPETENSI DASAR SEGIEMPAT SISWA SMP N 36 SEMARANG KELAS VII TAHUN 2006/2007

erwastuti Dwi Oktaviani , 2007: Skripsi Jurusan Matematika FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

Salah satu tujuan pembelajaran matematika disekolah adalah melatih cara berpikir dan bernalar serta berkomunikasi dalam menarik kesimpulan. Agar tujuan pembelajaran tercapai maka guru mata pelajaran matematika perlu memilih model
pembelajaran yang tepat, salah satu model yang digunakan adalah model Contextual Teaching Learning (CTL) yang diharapkan dapat menumbuhkembangkan kemampuan
penalaran dan komunikasi siswa terutama pada materi pokok Segiempat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Efektifkah pembelajaran kontekstual pada kemampuan penalaran dan komunikasi siswa SMP N 36 Semarang kelas VII” dan

“Apakah ada perbedaan rata-rata penalaran dan komunikasi siswa SMP N 36 Semarang antara kelas yang diajar dalam pembelajaran kontekstual dan kelas yang diajar dalam pembelajaran ekspositori”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kontekstual dan ada tidaknya perbedaan rata-rata kemampuan penalaran dan komunikasi antara kelas yang diajar dalam pembelajaran kontekstual dan kelas yang diajar dengan pembelajaran ekspositori. Adapun manfaat penelitian dalam hal ini adalah bagi siswa adalah siswa merasa senang karena lebih dilibatkan dan diperhatikan dalam proses belajar mengajar, siswa mampu menemukan, menerapkan ide, pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan pengalaman hidupnya dengan skemanya sendiri, memudahkan siswa dalam mengembangkan ketrampilan berpikir dan memecahkan masalah dalam matematika, siswa mampu meningkatkan penalaran dan komunikasi dalam materi segiempat.bagi guru adalah guru lebih bersemangat dalam mengajar melalui pengenalan masalah kontekstual yang sesuai dengan situasi siswa, guru menjadi terbiasa menciptakan situasi yang nyaman, harmonis, bersahabat, dan menyenangkan dalam ruang belajar dan mampu mengubah pola matematika yang diajarkan menjadi metematika dipelajari sedangkan bagi sekolah adalah pembelajaran sekolah akan semakin bermutu, prestasi akademik sekolah dapat ditingkatkan Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 36 Semarang semester 2 tahun pelajaran 2006/2007 yang terdiri dari 7 kelas. Sampel sebanyak dua kelompok siswa yaitu siswa kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar penalaran dan komunikasi matematika siswa kelas VII semester 2 SMP N 36 Semarang tahun pelajaran 2006/2007 pada kompetensi dasar segiempat. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini telah diujicobakan, yaitu 11 butir soal uraian. Kelompok eksperimen dilakukan dengan menerapkan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan kelompok kontrol dilakukan dengan menerapkan pembelajaran ekspositori.
Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas data hasil tes dari kedua kelompok tersebut, diperoleh bahwa data kedua sampel normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis digunakan uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh t = 2.07, sedangkan nilai t tabel = 1.66, karena t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan hipotesis diterima. Jadi rata-rata kemampuan penalaran dan komunikasi matemtika kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kemampuan penalaran dan komunikasi kelompok kontrol.
hitungDisimpulkan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif daripada penerapan pembelajaran ekspositori dalam pencapaian kemampuan penalaran dan komunikasi siswa SMP N 36 Semarang tahun pelajaran 2006/2007 kompetensi dasar segiempat. serta kemampuan penalaran dan komuniksi matematika siswa SMP N 36 kelas VII lebih baik dibandingkan dengan kemampuan penalaran dan komuniksi matematika yang dalam pembelajarannya menerapkan pembelajaran ekspositori.
Disarankan bagi guru SMP N 36 Semarang agar menerapkan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam mengajarkan kompetensi dasar segiempat.

Download

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENCAPAIAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI KOMPETENSI DASAR SEGIEMPAT SISWA SMP N 36 SEMARANG KELAS VII TAHUN 2006/2007, 5.0 out of 5 based on 28 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets