METODE CERITA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

This item was filled under [ Pendidikan Agama Islam ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.7/5 (51 votes cast)

Skripsi Pendidikan Agama Islam : METODE CERITA DALAM PENDIDIKAN ISLAM (DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SAPEN).

Oleh :

H A B I B I
99474181
FAKULTAS TARBIYAH
KEPENDIDIKAN ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Untuk menghindari kesalah pahaman juga untuk memudahkan dan meluruskan pemahaman serta pengertian  pada skripsi ini, berjudul “METODE CERITA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SAPEN” maka penulis merasa perlu memberikan penegasan judul sebagai berikut :

  1. Metode

Metode berasal dari bahasa latin “meta” yang berarti melalui dan “hodes” yang berarti jalan atau cara ke. Dalam bahasa arab disebut dengan “thariqah” artinya jalan, cara atau, sistem atau ketertiban dalam mengerjakan sesuatu. Sedangkan menurut istilah ialah suatu sistem atau cara yang mengatur cita-cita.[1] Metode yaitu cara kerja yang bersistem yang memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan.[2]

Jadi yang dimaksud dengan metode disini adalah sistem atau cara yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam diri anak dan untuk mencapai tujuan pendidikan Islam  melalaui cerita.

  1. Cerita

Cerita adalah hiburan yang membentangkan bagaimana terjadinya sesuatu hal (peristiwa, kejadian dan sebagainya)[3] selain itu cerita juga bisa diartikan sebagai suatu ungkapan, tulisan yang berisikan runtutan peristiwa, kejadian yang bisa disebut juga dengan dongeng atau kisah, dengan demikian cerita adalah suatu ungkapan, tulisan yang dituturkan oleh seseorang kepada orang lain, kelompok, umum, baik itu mengenai pengalamannya pribadi maupun pengalaman orang lain yang benar-benar terjadi ataupun hanya merupakan khayalan atau imajinasi saja.

  1. Pendidikan Islam
  1. Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan, proses, perbuatan, cara mendidik.[4] Menurut Marimba pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh sipendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani siterdidik menuju terbentuknya manusia yang sempurna.[5]
  2. Sedangkan Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw dan ia adalah agama yang berintikan keimanan dan perbuatan (amal).[6]

Pendidikan Islam adalah proses alih nilai (transfer of value) yang dikembangkan dalam rangka perubahan perilaku, dengan mengarahkan anak didik supaya dapat menjadi masa depan yang ideal sesuai dengan ajaran agama Islam, dengan cara menjadikan anak didik tersebut sebagai manusia yang lebih lengkap dalam dimensi religiusnya.[7]

  1. TK

Taman-Kanak-kanak (TK) adalah sekolah untuk anak-anak yang berumur 5-6 tahun.[8] Taman Kanak-kanak juga sebuah lembaga pendidikan yang mengelolah, membimbing, mengajar anak-anak untuk menjadi anak yang cerdas, kreatif dan berakhlak mulia.

  1. TK Aisyiyah Bustanul Athfal Sapen

Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Sapen merupakan lembaga pendidikan  yang dirintis dan didirikan oleh Muhamaddiyah Ranting Sapen Yogyakarta pada tanggal 27 Februari  1967, pendaftaran pertama tercatat sebanyak 40 anak, terdiri dari anak yang berumur 3 s/d 7 tahun.

Salah satu yang menjadi tanggung jawab sekolah yaitu mempersiapkan siswa agar mampu mengembangkan kepribadian yang selaras, seimbang antara kedewasaan jasmani dan rohaninya. Sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya atau yang diharapkan supaya dapat menjadikan sumber daya manusia yang berkualitas, sehat cerdas dan terampil.

Dalam Proses pendidikan, TK Aisyiyah Bustanul Athfal  sebagai institusi pendidikan, didalamnya tentu memuat berbagai macam kegiatan dan pelajaran baik yang dilaksanakan didalam kelas maupun diluar kelas, dan dengan berbagai macam metode, seperti metode bermain, bercerita, bernyanyi dan lain-lain. Mengingat banyaknya metode yang digunakan dalam proses pendidikan tersebut, maka pada penelitian ini, penulis akan membatasi permasalahan atau memfokuskan diri pada metode cerita dalam pendidikan Islam Dari penjelasan dan penegasan beberapa istilah yang dimaksud dalam judul penelitian disini, yang ingin kami maksudkan adalah: ingin melihat bagaimana penerapan dan pengaruh metode cerita dalam pendidikan Islam yang dilaksanakan dan dikembangkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal dalam rangka membentuk anak-anak yang berkualitas, sehat dan terampil.

Jadi yang dimaksud dari judul metode cerita dalam pendidikan Islam disini ialah menanamkan nilai-nilai ajaran Islam kepada diri anak dengan menggunakan metode cerita yang dilaksanakan/diterapkan di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal sapen Yogyakarta.  

Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini

Download di sini

METODE CERITA DALAM PENDIDIKAN ISLAM, 4.7 out of 5 based on 51 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets