Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengembangkan Kecakapan Matematika Siswa Pendidikan Dasar Kelas VII sebagai Implementasi KBK.

This item was filled under [ Pendidikan Matematika ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.8/5 (110 votes cast)

Skripsi pendidikan matematika : Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengembangkan Kecakapan Matematika Siswa Pendidikan Dasar Kelas VII sebagai Implementasi KBK.

ARY WORO KURNIASIH. 2005. Skripsi jurusan matematika, Fakultas Mipa, Universitas Negeri Semarang.

Abad ke – 21 membawa banyak perubahan contohnya dalam bidang pendidikan.Pendidikan tidak hanya menekankan pada penanaman konsep tetapi juga pendidikanharus relevan dengan kehidupan nyata artinya pendidikan juga harus dapatmengembangkan kecakapan hidup. Pembelajaran matematika yang selama ini terjadilebih bersifat ekspositori dengan pemberian masalah kehidupan nyata (soal cerita)hanya pada bagian akhir pokok bahasan, pengajaran banyak didominasi oleh guru dalamtransfer pengetahuan sehingga kecakapan matematika siswa kurang berkembang. Modelpembelajaran berbasis masalah diharapkan mampu meningkatkan prestasi siswa danmengembangkan kecakapan matematika seperti yang diamanatkan oleh KurikulumBerbasis Kompetensi (Kurikulum 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalahbagaimanakah model pembelajaran berbasis masalah yang mampu mengembangkankecakapan matematika siswa pendidikan dasar kelas VII (SMP Kelas 1).

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil analisis kebutuhan yangmeliputi identifikasi tujuan, analisis pelaksanaan pembelajaran, analisis siswa danlingkungannya (konteksnya), serta sasaran performancenya, dan mengembangkaninstrumen penilaian, strategi pembelajaran, dan seleksi materi pembelajaran melalui ujicoba bertingkat.

Penelitian ini mengacu pada model R & D yang dikembangkan oleh Dick danCarey. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 langkah besar, yaitu (1) needs assessment(assess needs to identify goal(s), conduct instructional analysis, analyze learners andcontexts, and write performance objective);(2) Pengembangan (develop assessmentinstruments, develop instructional strategy, and develop and select instructionalmaterials); dan (3) Uji coba dalam pembelajaran (ujicoba perorangan-revisi-ujicobakelompok kecil (6-8 siswa)-revisi-ujicoba kelas-revisi). Subyek penelitian ini adalahsiswa SMP kelas VII di Kabupaten Semarang. Variabel bebasnya adalah modelpembelajaran berbasis masalah, sedangkan variabel terikatnya adalah kecakapanmatematika yaitu kecakapan pemahaman konsep, kecakapan kelancaran berprosedur,kecakapan kompetensi strategi, penalaran adaptif, dan kecakapan berkarakter produktif.

Langkah pertama adalah analisis kebutuhan sebagai dasar untukmengembangkan kecakapan matematika siswa yang dilanjutkan dengan pengembanganinstrumen dan strategi pembelajaran untuk mengukur kecakapan matematika siswa. Ujicoba dilaksanakan bertingkat mulai dari uji coba individual, uji coba kelompok,kemudian uji coba kelas yang setiap tingkatnya diadakan refleksi terhadap instrumendan strategi pembelajaran. Instrumen untuk mengukur kecakapan matematika berupalembar observasi kompetensi/kecakapan matematika yang merupakan hasil penelitianTim ITB.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa telahdiperoleh hasil analisis kebutuhan yang telah diuraikan dalam bab IV halaman 54sampai dengan halaman 56 baris ke delapan dari atas. Telah dikembangkan modelpembelajaran berbasis masalah yang mengkombinasikan berbagai kegiatan sepertipenemuan konsep dan prinsip, diskusi kelompok kecil, dan pemberian pertanyaan pertanyaan stimulus kepada siswa secara bergiliran sehingga kecakapan matematikasiswa berkembang seimbang. Dan juga telah dikembangkan instrumen penilaian yaitukartu masalah seperti tercantum dalam lampiran 3 halaman 101, lampiran 4 halaman102, dan lampiran 35 halaman 169, serta lembar kerja siswa seperti tercantum dalamlampiran 33 halaman 163, lampiran 37 halaman 171, lampiran 38 halaman 173,lampiran 40 halaman 177, dan lampiran 41 halaman 179. Disarankan setiap gurumengajarkan cara menyelesaikan masalah (soal cerita) secara algoritma, membiasakansiswa dengan kegiatan penemuan konsep dan memecahkan masalah yang tidak rutin,dan setiap pembelajaran perlu terus menerapkan pemberian pertanyaan produktif danpemberian reinforsemen positif kepada siswa.

Download

Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengembangkan Kecakapan Matematika Siswa Pendidikan Dasar Kelas VII sebagai Implementasi KBK., 4.8 out of 5 based on 110 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets