Oerip Soemohardjo, Peranannya Dalam Pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 1945-1948.

This item was filled under [ pendidikan sejarah ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.8/5 (112 votes cast)

Skripsi jurusan sejarah: Oerip Soemohardjo, Peranannya Dalam Pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 1945-1948.

Tito Akhbarriyanto. 2005. Skripsi jurusan sejarah, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang.

Negara merdeka tidak mungkin tanpa adanya tentara. Sebab tanpa adanyatentara, keamanan, ketertiban, dan stabilitas dalam negera tidaklah dapat terjamin.Indonesia baru saja memproklamasikan diri sebagai bangsa yang merdeka terlepasdai penjajahan, maka harus segera membentuk dan mempunyai tentara untukmempertahankan kemerdekaan tersebut dan menjamin keselamatan ketentramanumum. Oleh karena itu pada tanggal 5 Oktober 1945, Presiden mengeluarkanmaklumat yang isinya bahwa Indonesia akan segera membentuk TentaraKemanan Rakyat dan Purnawirawan KNIL Mayor Oerip Soemohardjo diberitugas untuk menyusun TKR hingga akhirnya menjadi TNI.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah latar belakangkemiliteran Oerip Soemohardjo? Langkah-langkah Oerip Soemohardjo dalampembentukan TNI? Serta bagaimana hasil yang dicapai dalam pembentukan TNI.Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan penunjukan mayorOerip Soemohardjo untuk menyusun Tentara, selain itu juga untuk mengetahuilangkah-langkah yang dilakukannya dalam membentuk Tentara, serta untukmengetahui hasil dari pembentukan tentara dari TKR sampai TNI.

Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif.Metode sejarah dilakukan dengan tahapan-tahapan, yaitu: Heuristik (mencari danmengumpulkan jejak-jejak peristiwa sejarah). Kritik sumber yaitu dengan kritikekstern dan kritik intern. Interpretasi (menghubungkan satu fakta dengan faktalain). Historiografi (penulisan cerita sejarah). Sedangkan yang menjadi sumberdalam penelitian ini adalah sumber kepustakaan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa TNI lahir dari bawah,yakni dari rakyat yang menginginkan kemerdekaan yang telah diraih dapatdipertahankan. Rakyat membentuk laskar-laskar perjuangan yang kemudian olehpemerintah dilebur dalam Badan keamanan Rakyat (BKR). Seiring dengankebutuhan adanya tentara dalam suatu ngara maka tanggal 5 Oktober 1945,Presiden mengesahkan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Mayor OeripSoemohardjo dipercaya untuk menyusun organisasi tentara tersebut dan susunantersebut berpola sama dengan susunan Departemen Perang Hindia-Belanda yangterdiri atas Komandemen dan Divisi. Melalui pertimbangan yang matang, makaMarkas Tertinggi TKR (MTTKR) membentuk 3 Komandemen di Jawa dengan 10Divisi dan 1 Komademen di Sumatera dengan 6 Divisi. Tanggal 7 Januari 1946,dalam rangka penyempurnaan tentara, nama Tentara Keamanan Rakyat diubahmenjadi Tentara Keselamatan Rakyat (TKR), namun tidak berapa lama namatersebut berganti lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Pada masa TRIini Oerip Soemohardjo kembali merubah susunan organisasinya. Hal ini dilakukanuntuk mengefisiensi kerja. Komandemen sudah tidak ada lagi dan jumlah divisidikurangi. Di hanya ada 7 Divisi sedangkan di Sumatera masih tetap 6 Divisi.Untuk semakin menyempurnakan organisasi tentara dan untuk menggabungkanlaskar-laskar perjuangan yang tidak mau meleburkan diri dalam tubuh TRI, makapemerintah membentuk panitia Reorganisasi Tentara yang diketuai langsung olehPresiden. Tanggal 3 Juni 1947 ditetapkan hasilnya yakni bahwa seluruh AngkatanPerang Indonesia baik TRI maupun laskar-laskar perjuangan dimasukan serentakkedalam Tentara Nasional Indonesia (TNI). Setelah TNI terbentuk maka diIndonesia sudah tidak ada lagi dualisme kekuatan bersenjata. Sekarang hanya adasatu pasukan bersenjata di Indonesia yang siap menjaga keutuhan NegaraKesatuan Republik Indonesia, yakni Tentara Nasional Indonesia. Danterbentuknya TNI tidak bisa dilepaskan pada peran aktifnya Letnan Jenderal OeripSoemohardjo, seorang Purnawirawan KNIL yang mengabdikan dirinya untuktanah airnya tercinta.

Download

Oerip Soemohardjo, Peranannya Dalam Pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 1945-1948., 4.8 out of 5 based on 112 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

One Comment on “Oerip Soemohardjo, Peranannya Dalam Pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 1945-1948.”

  • ahmad
    31 August, 2012, 5:55

    maaf bukannya ni judul udah ada yang punya kok di upload gmana kalau ada yang ngopi bisa kasuss khan,,,kasian anak yang ngopi smua file ini

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets