PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM TUAN GURU HAJI MUHAMMAD SOLEH CHAMBALI BENGKEL AL- LOMBOKI

This item was filled under [ Pendidikan Agama Islam ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.9/5 (49 votes cast)

Skripsi Pendidikan Agama Islam : PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM TUAN GURU HAJI MUHAMMAD SOLEH CHAMBALI  BENGKEL AL- LOMBOKI.


Oleh:
LALU AGUS MURZAKI
OO470045
Fakultas Tarbiyah
Jurusan Pendidikan Islam
UIN Sunan Kalijaga

Di setiap zaman ada kejadian fenomenal yang membuat orang terkesan, keheranan penuh kagum.  Dalam konteks ini kekaguman tersebut bisa kepada benda, hewan, ataupun orang sehingga disebut sebagai “pusat perhatian/ tokoh”. Dimaksud dengan tokoh oleh penulis disini adalah orang yang mendapat pengakuan secara umum dan luas karena kedalaman ilmu, kesolehan, dan akhlak yang mulia dari masyarakat sekitarnya atau biasa disebut Ulama.

Dalam persfektif al-Qur’an, dengan tidak bermaksud untuk mengotak-atik istilah ulama yang sudah terkesan baku, sebutan bagi orang-orang yang berilmu pengetahuan bermacam-macam yaitu Ulama’, Ulul ‘Ilmi, Ahludzikri, Arrasikhun Fil ‘Ilmi, Ulul-albab. Kata Ulama disebut dua kali dalam al- Qur’an yaitu terdapat dalam surat as Syura 197 dan surat al Faathir 28.[1]

Para ulama memiliki peranan besar memberikan pengajaran kepada seluruh masyarakat di manapun mereka berada, tidak terlepas dengan Indonesia. Di mulai semenjak Islam masuk ke Indonesia abad 7 Masehi[2] kebenaran ini diperkuat dengan lahirnya tokoh Walisongo yang menyebarkan Islam keseluruh tanah Jawa.

Sedangkan agama Islam masuk ke pulau Lombok sekitar abad ke 16 disebarkan oleh Sunan Prapen putra Sunan Giri Al Fadhal, Sangupati dan lain-lain. Islam masuk ke Lombok dari dua arah yaitu:

  1. Melalui utara (Bayan) yang disebarkan oleh Sunan Penggiring dari Jawa Tengah. Ajarannya yang banyak adalah Sufi yang mengarah kepada singkretisme Hindu-Islam. Karenanya mudah diterima secara sukarela oleh masyarakat yang kemudian golongan ini dikenal dengan Wetu Telu.
  2. Dari arah timur (Lombok Timur) yang disebarkan oleh pendatang terutama pelaut-pelaut Makasar dan para pedagang dari Jawa. Sebagaimana diketahui bahwa pusat kerajaan Selaparang Islam semula di Labuhan Lombok sekarang yang kemudian ke bekas ibukota kerajaan Selaparang Hindu yaitu Watu Parang. Dari sini agama Islam oleh raja Rangke Sari disebarkan keseluruh Lombok[3].

Tiga abad kemudian semenjak Islam memasuki Lombok,[4] tepatnya pada abad 19 telah lahir tokoh-tokoh agama terkemuka di pulau ini seperti: Tuan Guru Pejeruk (1870), Tuan Guru Haji Mustafa Sekarbela, Tuan Guru Muhammad Ro’is (Wafat 1867), Tuan Guru Haji Abdul Hamid Pagutan (1827-1934).[5] Sedangkan abad 20 terdapat nama-nama tokoh penyebar agama Islam seperti: TGH. Muhammad Amin, TGH. Asyari, TGH Mukhtar Abdul Malik, TGH Abdul Karim, TGH. Abdul Hamid, TGH. Ibrahim, TGH. Muhammad Soleh Chambali (1896-1968), TG.KH. Zainuddin Abdul Majid, dan masih banyak lagi para tokoh Islam Pulau Lombok. Tokoh-tokoh di atas seluruhnya pernah menimba ilmu di Makkah al Mukkaramah bahkan sebagian di antara mereka telah menjadi pengajar agama Islam di Makkah. Akan tetapi karena pergolakan politik di kota suci Makkah saat itu sehingga mengakibatkan mereka terpaksa harus kembali ke Pulau Lombok Indonesia.

Sekembalinya ke tanah air mereka kemudian mendirikan lembaga-lembaga pendidikan Islam. Di antara sekian banyak ulama Lombok yang terpaksa harus kembali pada awal abad 20 adalah Tuan Guru Haji Muhammad Soleh Chambali Bengkel Al- Lomboki (1896-1968).

Ketokohan beliau sebagai seorang individu dan sebagai ulama pada masa itu tidak diragukan lagi.[6] Hal ini terbukti dengan seringnya mendapat tamu-tamu agung yang menyempatkan diri berkunjung ke kediaman beliau di antaranya: Presiden RI: Ir. Soekarno, Menteri Agama: KH. Saifuddin Zuhri, Menteri Koordinator Keamanan: Jenderal AH. Nasution, Rois ‘Am PBNU: KH. Abd. Wahab Hasbullah, Ketua Umum PBNU: KH. Idham Khalid, Ketua PBNU: H. Subhan ZE, Tokoh NU: Anwar Musaddat, KH. Ma’shum ayah KH. Ali Ma’shum, KH. Hamid Wijaya: Ketua Anshar, Gubernur Pertama NTB: R. Aria Ruslan Cakraningrat dan lainnya.[7] Sehingga tidak terlalu berlebihan apabila Dr.  H. Ahmad Abd Syakur menempatkan beliau sebagai agen pengembang akulturasi nilai-nilai Islam melalui Pendidikan Agama Islam Abad 20 di Pulau Lombok.[8]

Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini

Download di sini

PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM TUAN GURU HAJI MUHAMMAD SOLEH CHAMBALI BENGKEL AL- LOMBOKI, 4.9 out of 5 based on 49 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets