Pengaruh Efisiensi Usaha, Efisiensi Anggota dan Partisipasi Ekonomi Anggota terhadap Kelengkapan Pengungkapan Wajib Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Kabupaten Kudus

This item was filled under [ Akuntansi ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (31 votes cast)

Skripsi Jurusan Akuntansi: “Pengaruh Efisiensi Usaha, Efisiensi Anggota dan Partisipasi Ekonomi Anggota terhadap Kelengkapan Pengungkapan Wajib Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Kabupaten Kudus”

Ridho Parmanto. 2007. Skripsi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang.

Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan akan dapat dipahami dan tidak menimbulkan salah interpretasi hanya jika laporan keuangan dilengkapi dengan pengungkapan yang memadai. Sehubungan dengan pengungkapan laporan keuangan, pihak-pihak yang berkepentingan terhadap rasio keuangan memerlukan penjelasan atas rasio-rasio tertentu. Pengguna rasio ingin memastikan bahwa rasio tersebut bisa dipergunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

Permasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh efisiensi usaha, efisiensi anggota dan partisipasi ekonomi anggota terhadap kelengkapan pengungkapan wajib pada KPRI di Kabupaten Kudus secara simultan dan parsial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji efisiensi usaha, efisiensi anggota dan partisipasi ekonomi anggota serta tingkat kelengkapan pengungkapan wajib KPRI di Kabupaten Kudus.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan KPRI yang menjadi anggota Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Kudus yang berjumlah 45 KPRI. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling atau sampel acak sehingga diperoleh 20 KPRI. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi efisiensi usaha, efisiensi anggota dan partisipasi ekonomi anggota, sedangkan variabel terikatnya kelengkapan pengungkapan wajib. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dengan analisis kuantitatif, deskriptif persentase dan statistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan: efisiensi usaha paling tinggi tahun 2004 adalah KPRI Mukti Rahayu sebesar 23,80% dan tahun 2005 adalah KPRI Pengayoman (Rutan) yaitu sebesar 15,68% dan yang paling rendah tahun 2004 dan 2005 adalah KPRI Bina Keluarga yaitu berturut-turut sebesar 0,39% dan 0,29%. Efisiensi anggota paling tinggi pada tahun 2004 adalah KPRI Keluarga Sejahtera yaitu sebesar Rp 501.804,04, sedangkan untuk tahun 2005 adalah KPRI Pengayoman (Rutan) yaitu sebesar Rp 1.025.292,53 dan yang paling rendah tahun 2004 dan 2005 adalah KPRI Bina Keluarga yaitu berturut-turut sebesar Rp 19.182,67 dan Rp 19.433,70. Partisipasi ekonomi anggota paling tinggi tahun 2004 dan 2005 adalah KPRI Makmur, KPRI Margi Sejahtera dan KPRI Aneka Karya yaitu sebesar 100%, dan yang paling rendah tahun 2004 dan 2005 adalah KPRI Pengayoman (Rutan) yaitu sebesar 24,97%. Secara simultan hasil penelitian viii
ini hanya bisa membuktikan adanya pengaruh antara efisiensi usaha, efisiensi anggota dan partisipasi ekonomi anggota terhadap kelengkapan pengungkapan wajib dengan sumbangan efektif sebesar 20,8%, sisanya 79,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti atau diluar model yang diteliti. Sedangkan secara parsial hanya variabel efisiensi usaha yang berpengaruh terhadap kelengkapan pengungkapan wajib dan tidak bisa untuk membuktikan adanya pengaruh antara efisiensi anggota dan partisipasi ekonomi anggota terhadap kelengkapan pengungkapan wajib. Keterbatasan dalam penelitian ini meliputi penentuan item atas dasar interpretasi peneliti, penilaian item tanpa pembobotan dan penjelasan dari koperasi yang diteliti.
Bagi KPRI di Kabupaten Kudus agar dalam penyusunan laporan keuangan mengacu atau sesuai dengan PSAK No. 27 tahun 2002 tentang akuntansi perkoperasian khususnya pada perhitungan usaha dengan memisahkan secara tegas pendapatan dari anggota dan non-anggota sehingga dapat mendeteksi kinerja koperasi dimasa yang akan datang dan tujuan dari laporan keuangan dapat tercapai. Bagi peneliti lain hendaknya mengungkap faktor lain diluar model penelitian ini yang dimungkinkan lebih berpengaruh terhadap variabel penelitian seperti pembinaan, pendidikan dan pelatihan serta menambah periode pengamatan.

Download

Pengaruh Efisiensi Usaha, Efisiensi Anggota dan Partisipasi Ekonomi Anggota terhadap Kelengkapan Pengungkapan Wajib Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Kabupaten Kudus, 5.0 out of 5 based on 31 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets