PENGARUH NEOPLATONISME DALAM WAĤDATUL WUJŪD IBNU ‘ARABI

This item was filled under [ Ushuluddin ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (24 votes cast)

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Di dalam Islam, sufisme memberi makna isoteris yang melandasi formalisme. Mengkaji tasawuf berarti mempelajari dimensi-dimensi isoterik dari sebuah bangunan kepercayaan, sehingga sebuah agama (Islam) dapat dipandang secara utuh dan universal, bukan sekedar dogma-dogma yang mengukung tanpa makna. Apabila Islam dipisahkan dari aspek ini, maka hanya menjadi kerangka formal. Ibaratnya apabila kerangka tersebut tidak dibalut dengan daging dan kemudian dihidupkan sesungguhnya keindahan Islam tidak akan pernah ditemukan.

Tasawuf seperti halnya sebuah mata air yang mengalir terus menerus yang berasal dari alam dan menjadi sumber untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sekaligus sebagai obyek pengkajian dan penelitian yang tidak akan pernah berakhir, meskipun pada setiap masa, tuntutan yang ditujukan padanya nampak dalam kerangka yang berbeda-beda. Dalam ranah aktivitas intelektual, pembahasan tasawuf dapat dikatakan cukup meriah dari waktu ke waktu. Bahkan saat ini pembicaraan mengenai nilai-nilai spiritual dianggap sangat urgen dan mendesak untuk dikaji. Hal ini mungkin suatu keniscayaan yang terjadi sebagai reaksi dari arus perkembangan zaman, yang membawa manusia pada peradaban yang dirasa semakin kehilangan orientasi keilahiannya.

Memang, dalam satu sisi manusia boleh bangga, usahanya yang terus menerus untuk mencapai kesempurnaan alamiahnya dalam ilmu pengetahuan dan kebudayaan sudah pada titik keberhasilan. Dunia modern menciptakan keajaiban-keajaiban yang mencengangkan. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, kemudahan-kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan dapat tercapai. Dalam era globasisasi ini terdapat – meminjam istilahnya Dimitri Mahayana[1] – ledakan-ledakan yang luar biasa yaitu : ledakan besar komunikasi (communication big bang), ledakan besar informasi (information big bang), ledakan besar pengetahuan (knowledge big bang) dan ledakan besar manajemen (management big bang). Ledakan di sini dalam arti suatu loncatan kemajuan yang amat besar yang berhasil diciptakan oleh manusia. Big bang-big bang inilah yang mengantarkan manusia pada puncak kesempurnaan peradabannya.

Pada era tanpa batas ini, kita bisa menguji keberhasilan manusia dengan melontarkan satu pertanyaan, apa yang tidak dapat diperbuat manusia saat ini? Kita bisa menengok ke belakang ke jaman dahulu kala untuk menjawab pertanyaan itu sebelum kemudian membandingkannya dengan saat ini. Beberapa abad yang lalu dapat dibayangkan betapa manusia hidup dalam ruang yang sangat terbatas. Dunia terasa amat luas tanpa terjangkau oleh pikiran maupun indera. Manusia tidak mengenal apa-apa kecuali lingkungan yang sangat sempit, masyarakat yang satu, yaitu yang melahirkannya sekaligus tempat kematiannya. Kini jaman telah berubah, sejak terjadinya gelombang pencerahan pada abad 18 dan revolusi industri di Inggris, manusia mulai menggunakan akalnya dan muncullah temuan-temuan teknologi yang merubah seluruh sendi kehidupan.

Untuk mendownloa dsilakan klik link di bawah ini

Download di sini

PENGARUH NEOPLATONISME DALAM WAĤDATUL WUJŪD IBNU ‘ARABI, 5.0 out of 5 based on 24 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets