Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X-4 SMA Negeri I Jepara melalui Diskusi dengan Pendekatan Kontekstual Fokus Pemodelan

This item was filled under [ bahasa dan seni ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.8/5 (129 votes cast)

Skripsi Bahasa dan Sastra Indonesia : Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X-4 SMA Negeri I Jepara melalui Diskusi dengan Pendekatan Kontekstual Fokus Pemodelan

Arief, Zaenal. 2005. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Pada umumnya, dalam situasi resmi siswa SMA masih mengalami kesulitan untuk menyampaikan gagasan, pikiran, pertanyaan dan sebagainya menggunakan ragam bahasa lisan dengan baik dan benar. Hal ini juga dialami oleh sebagian besar siswa SMA Negeri I Jepara. Hal tersebut disinyalir karena rendahnya kreativitas guru dalam menentukan teknik pembelajaran keterampilan berbicara kepada siswa. Rasa kurang percaya diri, gugup ataupun grogi senantiasa melingkupi diri siswa setiap pembelajaran berlangsung. Fenomena seperti ini merupakan permasalahan yang perlu segera ditemukan alternatif-alternatif pemecahannya. Dengan demikian, pembelajaran keterampilan berbicara merupakan suatu sarana yang dapat digunakan siswa untuk mengembangkan potensi berbicara seluas-luasnya. Salah satu upaya yang dapat dijadikan alternatif pemecahan masalah tersebut adalah dengan menerapkan pembelajaran keterampilan berbicara melalui diskusi dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan.

Berdasarkan uraian di atas, permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah 1) seberapa besar peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah mengikuti pembelajaran berbicara dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan, dan 2) bagaimana perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran keterampilan berbicara dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah mengikuti pembelajaran keterampilan berbicara dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan, dan 2) mengetahui perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran keterampilan berbicara dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan.

Penelitian ini merupakan penelitian yang berbasis kelas. Dengan demikian, metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi dua siklus. Tiap-tiap siklus dilakukan secara berdaur yang terdiri atas empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Data penelitian diambil melalui tes dan nontes. Alat pengambilan data tes yang digunakan berupa instrumen tes perbuatan yang berisi aspek-aspek kriteria penilaian keterampilan berbicara berupa penilaian keterampilan berbicara melalui diskusi. Alat pengambilan data nontes yang digunakan berupa pedoman observasi, wawancara, jurnal, dokumentasi foto, rekaman pita, rekaman video, dan sosiometri. Selanjutnya, data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.

Berdasarkan analisis data penelitian, disimpulkan bahwa melalui pendekatan kontesktual fokus pemodelan (modeling), keterampilan berbicara siswa meningkat
sebesar sebesar 7,8%. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 73,4%, sedangkan pada siklus II, hasil yang dicapai sebesar 81,2%. Perilaku yang ditunjukkan siswa pun berubah setelah diberikan tindakan. Siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran, bekerja sama dengan baik dalam kelompoknya, tidak gugup atau grogi dan semakin percaya diri ketika berbicara di depan kelas.
Selanjutnya, dari hasil penelitian tersebut, saran yang dapat direkomendasikan antara lain 1) para guru Bahasa dan Sastra Indonesia hendaknya kreatif dalam menentukan pendekatan dalam pembelajaran keterampilan berbicara siswa agar siswa tidak merasa jenuh dengan pembelajaran yang dihadapi, 2) para guru Bahasa dan Sastra Indonesia dapat menggunakan teknik diskusi dengan pendekatan kontekstual fokus pemodelan untuk membelajarkan keterampilan berbicara, 3) para guru bidang studi lain dapat mengadaptasi teknik pembelajaran ini dalam membelajarkan mata pelajaran kepada siswa, dan 4) para pakar atau praktisi bidang pendidikan bahasa dapat melakukan penelitian serupa dengan teknik pembelajaran yang berbeda, sehingga didapatkan berbagai alternatif teknik pembelajaran keterampilan berbicara siswa.

Download

Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X-4 SMA Negeri I Jepara melalui Diskusi dengan Pendekatan Kontekstual Fokus Pemodelan, 4.8 out of 5 based on 129 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets