PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI TAMBAK AJI 01 KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG

This item was filled under [ PGSD ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.9/5 (32 votes cast)

skripsi jurusan pgksd: PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI TAMBAK AJI 01 KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG

Luqman Hakim . 2007. Skripsi PENDIDIKAN GURU KELAS SEKOLAH DASAR ,FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN ,UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Bimbingan dan konseling merupakan salah satu bidang pelayanan di dalam program pendidikan. Latar belakang dilaksanakannya bimbingan dan konseling dalam program pendidikan disesuaikan dengan beberapa aspek diantaranya aspek psikologi, sosiologi, kultural, dan pedagogis.

Pertama yaitu aspek psikologis. Dalam proses pendidikan siswa sebagai subjek didik merupakan pribadi-pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Siswa sebagai individu yang dinamis dan berada dalam proses perkembangan, memiliki kebutuhan dan dinamika dalam interaksi dengan lingkungannya. Sebagai pribadi yang unik terdapat perbedaan individual antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya. Disamping itu, siswa sebagai pelajar senantiasa terjadi adanya perubahan tingkah laku sebagai hasil proses belajar.
Hal tersebut diatas merupakan beberapa aspek psikologis dalam pendidikan yang bersumber dari siswa sebagai subjek didik dan dapat menimbulkan berbagai masalah. Timbulnya masalah-masalah psikologi menuntut adanya upaya pemecahan melalui layanan bimbingan dan konseling. Adapun masalah psikologi yang melatarbelakangi perlunya bimbingan dan konseling di sekolah adalah masalah perkembangan individu, masalah pebedaan individu, masalah kebutuhan individu, masalah penyesuaian diri, dan masalah belajar.
Yang kedua yaitu aspek sosial budaya. Perubahan sosial yang semakin kompleks telah mengubah kondisi kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan psikologis setiap orang. Oleh karena itu sangatlah diperlukan adanya layanan bimbingan dan konseling di sekolah supaya tujuan belajar anak dapat tercapai.
Sesuai dengan kebijakan pemerintah, pendidikan diartikan sebagai suatu usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian yang berlangsung di sekolah maupun diluar sekolah dan berangsung seumur hidup. Sedangkan tujuan pendidikan sebagaimana kemukakan dalam GBHN adalah : ” Untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, kecerdasan, ketrampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Dari pengertian dan tujuan di atas jelas bahwa yang menjadi tujuan dari pendidikan adalah perkembangan kepribadian secara optimal dari setiap anak didik sebagai pribadi.
Dari beberapa masalah yang timbul di atas sebenarnya sangat berpengaruh pada proses belajar anak apalagi pada anak usia kelas I, II dan III pola pikirnya masih labil. Dalam laporan ini saya akan memaparkan laporan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca pada siswa kelas III. Kemampuan membaca. yang diperoleh pada membaca permulaan akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan membaca lanjut. Sebagai kemampuan yang mendasari kemampilan berikutnya maka kemampuan membaca permulaan benar-benar memerlukan perhatian guru, sebab jika dasar itu tidak kuat, pada tahap membaca lanjut siswa akan mengalami kesulitan untuk dapat memiliki kemampuan membaca yang memadai. Untuk itu siswa yang memang mengalami kesulitan membaca permulaan di kelas rendah sangat membutuhkan bimbingan belajar. Di kelas rendah atau khususnya di kelas II materi yang diberikan yaitu membaca pemulaan.
Membaca permulaan disasarkan pada hafalan huruf-huruf yang terbentuk dalam susunan kata, frase atau dalam kalimat lancer dan penggunaan tanda baca secara benar dalam membaca. Oleh karena itu saya sebagai calon guru akan mancoba membimbing anak atau peserta didik yang masih mengalami kesulitan membaca.
Dalam pengajaran membaca, guru sering menemukan anak. yang mengalami kesulitan dalam membaca, baik yang berkenaan dengan hubungan bunyi huruf, suku kata, kalimat sederhana, maupun ketidakmampuan anak dalam memahami bacaan saya sebagai calon guru sering menemukan anak yang mengalami kesulitan membaca dam kebanyakan mereka mengalami kesulitan di dalam aspek pengelompokan kata demi kata pemparaprasean yang masih salah yang itu merupakan syarat utama atau kemampuan dasar yang harus dimiliki untuk dapat membaca dengan baik dan benar. Oleh karena itu saya di dalam laporan ini akan memaparkan tentang cara membimbing siswa yang mengalami kesulitan membaca di kelas III

Download

PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI TAMBAK AJI 01 KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG, 4.9 out of 5 based on 32 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets