Perbandingan Driver Audio Amplifier Antara yang Menggunakan Transistor dengan yang Menggunakan Op-amp 741.

This item was filled under [ Teknik elektro ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (28 votes cast)

skripsi jurusan teknik mesin: Perbandingan Driver Audio Amplifier Antara yang Menggunakan Transistor dengan yang Menggunakan Op-amp 741.

Didi Mustofa Abdilah. 2006. Skripsi Teknik Elektro , Fakultas teknik, Universitas Negeri Semarang.

Rangkaian driver audio amplifier sebagai salah satu bagian dari sistem audio amplifier yang berfungsi menggerakkan daya isyarat masukan dan meneruskan ke bagian penguat akhir (Power Amplifier). Driver audio amplifier yang umum menggunakan transistor atau yang menggunakan Op-amp. Hal ini menunjukkan masing-masing rangkaian di atas mempunyai kelebihan.

Permasalahan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan rangkaian driver audio amplifier antara yang menggunakan transistor dan yang menggunakan Op-amp 741. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan dan mengetahui mana yang lebih antara rangkaian driver audio amplifier tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini ada 3 (tiga) buah rangkaian driver audio amplifier, terdiri atas rangkaian dengan menggunakan transistor C828. transistor C1675, dan Op-amp 741. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah jenis “Quasi Experiment” dengan model “Treatment by Subject Design” yaitu memberi perlakuan pada sekelompok subyek yang sama. Perlakuan dilakukan dengan mengatur frekuensi dari 15 Hz sampai 20 KHz sementara tegangan sumber sinyal (AFG) tetap sebesar 0.8 Vp-p.
Teknik analisis data menggunakan uji-t atau t-test untuk membandingkan data impedansi input, impedansi output, dan penguatan tegangan rangkaian driver audio amplifier antara yang menggunakan transistor dan rangkaian yang menggunakan Op-amp 741. Jumlah pengukuran 20 kali frekuensi sehingga derajat kebebasan (dB) adalah (N-l) = 19. Dengan taraf signifikansi 5% dikonsultasikan dengan tabel distribusi. Ho diterima (-2,093 < t' <2,093) berarti ada perbedaan antara rangkaian driver audio amplifier yang menggunakan transistor dan yang menggunakan Op-amp 741. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan impedansi input, perbedaan impedansi output, perbedaan penguatan tegangan, dan perbedaan respon frekuensi pada rangkaian driver audio amplifier antara yang menggunakan transistor dan yang menggunakan Op-amp 741. Rangkaian driver audio amplifier yang menggunakan Op-amp 741 lebih baik daripada yang menggunakan transistor. Kelemahan dari penelitian ini adalah bahwa rangkaian driver audio amplifier yang dibuat sesuai dengan perhitungan, belum ideal karena masih jauh nilai perbandingannya dengan teori rangkaian. Dari parameter yang diteliti, rangkaian driver audio amplifier yang mendekati unjuk kerja ideal adalah yang menggunakan op-amp 741, maka penggunaanya akan lebih baik dibandingkan yang menggunakan transistor

Download

Perbandingan Driver Audio Amplifier Antara yang Menggunakan Transistor dengan yang Menggunakan Op-amp 741., 5.0 out of 5 based on 28 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets