Perkembangan Tenaga Kerja PT. Djarum di Kabupaten Kudus Tahun 1951-1990

This item was filled under [ pendidikan sejarah ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.8/5 (110 votes cast)

Skripsi jurusan sejarah: Perkembangan Tenaga Kerja PT. Djarum di Kabupaten Kudus Tahun 1951-1990

Latri Hastuti. 2005. Skripsi jurusan sejarah, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang.

Kota Kudus telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai kota kretek, denganbanyaknya industri rokok baik besar maupun kecil yang tersebar hampir diseluruh kota Kudus. Lahirnya industri rokok di Kudus telah melahirkan raja-rajakretek yang legendaris, diantaranya adalah Niti Semito dengan pabrik rokoknyacap Bal Tiga. Dari beberapa pabrik rokok yang ada di Kudus, yang masih terkenalsampai sekarang al: Djarum, Sukun, Jambu Bol dan Noyorono. Diantara pabriktersebut, Djarum adalah pabrik perusahaan rokok terbesar di Kudus yang masiheksis sampai sekarang walaupun sebelumnya, yaitu pada tahun 1963 pernahmengalami kebakaran.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakahsejarah berdirinya PT. Djarum Kudus, (2) Bagaimanakah kondisi ketenagakerjaandi PT. Djarum Kudus, (3) Sejauh mana pengaruh keberadaan organisasi serikatpekerja/serikat buruh terhadap perlindungan tenaga kerja di PT. Djarum Kudus.

Penelitian ini bertujuan: (1) Ingin mengetahui sejarah berdirinya PT. DjarumKudus, (2) Ingin mengetahui kondisi ketenagakerjaan di PT. Djarum Kudus, (3)Ingin mengetahui sejauh mana pengaruh keberadaan organisasi serikatpekerja/serikat buruh terhadap perlindungan tenaga kerja di PT. Djarum Kudus.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historisLangkah-langkah penulisannya meliputi heuristik, krtitik sumber, interpretasi, danhistoriografi dengan teknik pengumpulan datanya adalah teknik wawancara, studi
literatur, dan observasi langsung.

PT. Djarum Kudus didirikan pertama kali oleh Bp. Oei Wie Gwan darisebuah pabrik rokok kecil NV. Murup yang sudah dibelinya dari Bp. Moch. Sirod,pada tahun 1951, kemudian diganti namanya menjadi Djarum. PT. Djarum inipernah mengalami kebakaran pada tahun 1963 hingga akhirnya perusahaandiserahkan kepada kedua putranya. PT. Djarum termasuk dalam industri padatkarya dengan tenaga kerjanya sebagian besar adalah wanita yang bekerja di 66barak/pabrik yang tersebar di seluruh kota kudus.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kondisi tenagakerja di PT. Djarum dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, baik darisegi jumlah maupun kualitas. Jika pada awal berdirinya industri rokok upah yangditerima tenaga kerja termasuk paling kecil yaitu hanya sebesar Rp 3,00,sedangkan untuk pekerjaan lainnya (pelabuhan) sudah mencapai Rp 8,19 padatahun yang sama (1954). Namun seiring dengan perkembangan jaman, sistempengupahan dalam industri rokok juga mengalami peningkatan yang sudahdisesuaikan dengan standart biaya hidup di daerah Kudus dan sudah terdapatkesetaraan upah antara tenaga kerja pria dengan wanita, yaitu sebesar Rp.5.650untuk sekitar tahun 1990. Begitu juga dengan sistem perekrutan tenaga kerja yangdigunakan juga sudah mengalami perubahan. Jika sebelum kebakaran (1951-1963) sistem perekrutan yang dipakai sifatnya tertutup, maka setelah kebakaran(1963-1990) sistem perekrutan tenaga kerjanya tidak hanya bersifat tertutup tetapisudah bersifat terbuka. Dengan banyaknya tenaga kerja yang dimiliki, maka PT.Djarum memasukkan tenaga kerjanya menjadi anggota serikat pekerja/serikatburuh karena bagi PT. Djarun sendiri serikat pekerja mempunyai pengaruh yangcukup besar bagi perlindungan tenaga kerjanya. Untuk itulah maka PT. Djarummenganggap serikat pekerja sebagai mitra/patner terutama dalam membantumenyelesaikan perselisihan-perselisihan yang muncul menyangkut tenagakerjanya. Dengan adanya kerja sama antara serikat pekerja dengan perusahaan,maka produktifitas tenaga kerjanya akan meningkat sehingga proses produksi jugadapat berjalan dengan lancar.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbanganpengetahuan baik bagi pemerintah/instansi yang terkait dengan industri rokok,maupun bagi pengamat sosial, sehingga dapat mengetahui kondisiketenagakerjaan di PT. Djarum Kudus, yang dapat dijadikan sebagai bahan dalampenyusunan kebijakan-kebijakan yang menyangkut ketenagakerjaan.

Download

Perkembangan Tenaga Kerja PT. Djarum di Kabupaten Kudus Tahun 1951-1990, 4.8 out of 5 based on 110 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets