Sejarah Perpindahan Lokalisasi Sunan Kuning Dari Karang Kembang Hingga Sunan Kuning Di Kelurahan Kalibanteng Kulon Semarang Tahun 1960-2000

This item was filled under [ sejarah ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (31 votes cast)

Skripsi Jurusan Sejarah: Sejarah Perpindahan Lokalisasi Sunan Kuning Dari Karang Kembang Hingga Sunan Kuning Di Kelurahan Kalibanteng Kulon Semarang Tahun 1960-2000

Diah Widiyastuti. 2007. Skripsi Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.

Lokalisasi Sunan Kuning adalah salah satu lokalisasi yang mempunyai perkembangan cukup menarik. Sejarah terbentuknya lokalisasi Sunan Kuning diawali dari di kumpulkannya para wanita tuna susila yang berkeliaran di jalan sekitar tahun 1960-an. Supaya kota menjadi bersih kemudian mereka dijadikan satu disebuah kampung yang bernama Karang Kembang. Akibat dari pemekaran kota Karang Kembang dirasa sudah tidak cukup lagi untuk menampung jumlah para Wanita Tuna Susila yang semakin banyak. Untuk itu Pemerintah Daerah Kota Semarang memindahkannya ke sebuah bukit yang jauh dari pemukiman penduduk yaitu di daerah Kalibanteng Kulon. Nama Sunan Kuning sendiri sebenarnya adalah Soen Koen Ing. Beliau adalah seorang tokoh penyebar agama Islam yang berasal dari etnis China. Lokalisasi Sunan Kuning resmi ditempati pada tanggal 29 Agustus 1966. pada tahun 1985 Walikota Semarang pernah ingin memindahkan lokalisasi Sunan Kuning ke Dukuh Dawung Pudak Payung, tetapi ditolak karena warganya tidak setuju dengan pemindahan tersebut. Akhirnya lokalisasi tersebut tidak dipindah dan menetap di Kalibanteng Kulon sampai sekarang.

Berbagai permasalahan yang terjadi di lokalisasi ini cukup menarik untuk dibahas sehingga permasalahan yang dikaji dalam penulisan skripsi ini adalah (1). Faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi perpindahan lokalisasi di Sunan Kuningtahun 1960-2000, (2). Bagaimana perkembangan lokalisasi Sunan Kuning tahun 1960-2000.
Tujuan penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui faktor-faktor yang melatar belakangi perpindahan lokalisasi di Sunan Kuning tahun 1960-2000, (2). Untuk mengetahui perkembangan lokalisasi Sunan Kuning tahun 1960-2000.
Metode yang dipakai adalah metode sejarah (Historical Methods), yaitu dengan langkah-langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi dan penulisan sejarah (historiografi).
Dari hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Sejarah terbentuknya lokalisasi Sunan Kuning diawali dari berkumpulnya para wanita tuna susila yang berkeliaran di jalan. Agar kota menjadi bersih mereka ditempatkan di sebuah kampung yaitu Karang kembang. Banyaknya jumlah pelacur tidak mampu di tampung lagi dan akhirnya dipindah di Kalibanteng Kulon oleh pemerintah daerah Kota Semarang. Pada perkembangan selanjutnya lokalisasi tersebut dikenal dengan sebutan daerah lampu merahnya kota Semarang, (2). Perkembangan lokalisasi Sunan Kuning membawa pengaruh terhadap masyarakat sekitar lokalisasi. Banyak penduduk disekitarnya yang merasa diuntungkan dengan keberadaan lokalisasi Sunan Kuning.

Download

Sejarah Perpindahan Lokalisasi Sunan Kuning Dari Karang Kembang Hingga Sunan Kuning Di Kelurahan Kalibanteng Kulon Semarang Tahun 1960-2000, 5.0 out of 5 based on 31 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets