Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Ungaran
Tugas akhir akuntansi : Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Ungaran
Ila Nurjanah. 2005. Skripsi jurusan ekonomi, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang.
Masyarakat yang hidup dalam suatu negara pasti akan berurusan dengan pajaksebab membayar pajak merupakan suatu bentuk tanggung jawab warga negara dalammenjalankan kehidupan bernegaranya. Pemerintah selaku fiskus pajak berharap agarwajib pajak membayar pajak tepat waktu sehingga pajak mestinya bisa tertagih.Namun dalam kenyataanya masih dijumpai adanya tunggakan pajak sebagai akibattidak dilunasinya hutang pajak sebagaimana mestinya. Terhadap tagihan pajak yangtak tertagih tersebut perlu diadakan penagihan pajak sehingga pajak yang tak tertagihdapat terlunasi. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1)Bagaimana Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KP PBB Ungaran ? (2)Bagaimana Alternatif Rancangan Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KPPBB Ungaran ? Kajian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui bagaimana SistemPenagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KP PBB Ungaran. (2) Untuk mengetahuibagaimana Alternatif Rancangan Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KPPBB Ungaran.
Objek kajian ini adalah Sistem Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan diKantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Ungaran. Subjek kajian ini adalahKantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Ungaran yang berlokasi di JalanDiponegoro No. 190 Ungaran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahmetode wawancara dan metode dokumentasi. Sedangkan metode yang dipakai dalammenganalisa data adalah metode kualitatif. Hasil kajian memberikan informasitentang unsur-unsur yang terkait dalam sistem penagihan Pajak Bumi dan Bangunandi Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan meliputi : 1) Bagian-bagian yangterkait, 2) Dokumen yang digunakan, 3) Catatan yang digunakan, 4) Prosedur yangdigunakan, 5) Bagan alir sistem penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KantorPelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Ungaran.
Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem penagihan Pajak Bumidan Bangunan di KP PBB Ungaran sudah cukup bagus namun masih ada beberapahal antara lain : tidak adanya bagian akuntansi sehingga tidak ada pencatatan kejurnal penerimaan kas dan tidak ada bagian jurusita sehingga banyak wajib pajakyang tidak mematuhi peraturan dalam membayar pajak. Untuk mencegah adanyapenyimpangan-penyimpangan kas maka dipandang perlu adanya bagian akuntansidan pentingnya bagian jurusita. Dan untuk Kantor Pelayanan Pajak Bumi danBangunan agar lebih meningkatkan kinerjanya sehingga kelemahan-kelemahan dapatdiatasi. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peneliti yang akan melakukanpenelitian selanjutnya, khususnya yang berkaitan dengan penulisan ini, dan dapatmenambah informasi kajian dalam penelitian yang akan datang.



