Skripsi Tekni Telekomunikasi 1

This item was filled under [ Teknik Telekomunikasi ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.9/5 (68 votes cast)

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Negara Indonesia merupakan negara kepulauan, pulau-pulaunya dibatasi oleh perairan-perairan. Kekayaan hayati di negara Indonesia menghasilkan potensi yang sangat besar untuk diproduksi di berbagai negara di dunia. Akan tetapi pengelolaan hasil laut di negeri ini kurang bersaing dengan negara-negara maju Banyak kendala yang dihadapi kapal-kapal penangkap ikan untuk mengexplorasi hasil kekayaan laut yaitu sedikit saja yang memaksimalkan teknologi sistem navigasi untuk bisa mendapatkan potensi hasil laut yang akan dicapai secara maksimal. Terlebih pengembangan explorasi laut di Indonesia akan sulit jika tidak ada penanganan secara teknologi yang berkaitan pengiriman informasi jarak jauh. Sistem informasi manajemen kapal sebenarnya sudah ada,VMS, yang penggunaannya diatur oleh undang-undang. Akan tetapi VMS hanya wajib dilakukan untuk kapal dengan ukuran 100 GT ke atas1 yang berfungsi untuk memantau kapal-kapal besar agar tidak melakukan eksplorasi laut dengan cara yang ilegal. Tetapi melihat dari fungsi pengiriman informasi dari fasilitas VMS yang sangat vital seharusnya juga diterapkan pada kapal kecil untuk kepentingan rakyat. Namun terjadi kontradiksi dengan hal itu, nelayan Indonesia pasti tidak mampu jika investasi VMS yang mahal diterapkan pada kapal penangkap ikan.
Oleh karena itu dirancang sistem pengiriman informasi dari stasiun bergerak menuju stasiun tetap melalui jaringan radio paket dengan investasi yang efisien. Dengan menggunakan sistem ini, posisi kapal, pesan yang dibawa dari kapal, bahkan telemetri data dapat dikirim secara periodik atau jika diminta untuk mengetahui kapan, dimana maupun keadaan laut pada saat itu. Sehingga seluruh aktivitas, potensi ikan yang akan diperoleh dapat dipantau dari jarak jauh. Skenario komunikasi radio paket yang dipilih adalah dengan frekuensi pembawa HF.
Jaringan komunikasi data yang akan dirancang dalam sistem gateway berdasarkan standar protokol AX 25 yang mana dapat
1 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor : per.17/men/2006 tentang usaha perikanan tangkap, pasal 78 1
mengolah data paket radio yang berasal dari stasiun bergerak yang berisi posisi (dari GPS) dan informasi (dari Fleet Management terminal) dengan harapan yang bisa dikontrol dan diakses pada server home station. Sehingga melalui server, client yang ada pada wilayah yang jauh, secara cepat dan tepat tahu kondisi dan jika diperlukan posisi dan beberapa informasi lain mengenai alat transportasi perhubungan antar pulau tersebut.
Sistem gateway menangani data digital yang menyatakan data posisi GPS dan informasi seperti kecepatan angin, kadar garam dan lain-lain yang sudah dikemas menjadi sebuah paket radio HF dari modem paket radio HF melalui interface computer RS232. Harapannya segala bentuk informasi yang ada akan diproses dan diterjemahkan pada database server kemudian dipublikasikan ke server base station lainnya
Aplikasi frekuensi HF yang ditransmisikan pada range frekuensi 3 MHz sampai 30 MHz banyak digunakan sebagai komunikasi jarak jauh. Memang diakui jika frekuensi HF kehandalannya tidak terlalu baik dan bandwithnya yang terbatas akan tetapi memiliki kelebihan yang paling penting adalah gelombang radio HF yang dikirimkan pemancar akan dipantulkan atau dibelokkan ketika mengenai ionosfer. Ketika dipantulkan, gelombang HF akan kembali pada jarak tertentu dan sering juga dipantulkan dari angkasa sehingga jarak penerimaannya jauh.
Kanal frekuensi HF dapat digunakan juga sebagai frekuensi pembawa pengiriman data paket radio. Paket-paket radio tersebut dapat membawa kemasan paket berupa posisi (dari GPS) kapal maupun keadaan laut (dari Fleet Management terminal yang dilengkapi dengan sensor-sensor) yang dapat dikirimkan secara wireless dari kapal menuju server utama yang ada di darat. Namun data-data yang diperoleh tidak secara langsung memiliki panjang data yang konstan. Panjang data yang diambil dari sistem gateway tergantung permintaan dan dikirim secara periodik. Harapan pembuatan sistem ini supaya dengan menumpangkan protokol TCP/IP pada protokol AX 25, data tersebut dapat dipublikasi secara online agar pengguna (pemilik kapal) yang online di internet maupun client yang lain yang sudah terdaftar dapat mengetahui keberadaan kapal atau keadaan laut saat itu.
1.2 Permasalahan
Permasalahan yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah:
2
1. Bagaimana cara membuat sistem gateway dan cara pengiriman data paket radio, berupa posisi maupun informasi, menuju server base station yang terletak di wilayah yang jauh ?
2. Bagaimana cara menangani data dan memilah data, berupa posisi maupun informasi, yang berasal dari Fleet Management terminal berdasarkan standar protokol AX 25?
3. Bagaimana cara menghubungkan jaringan yang berbasis protokol AX 25 radio amatir ke jaringan yang berbasis TCP/IP Internet ?
4. Bagaimana mengatur dan memanajemen data dan terminal yang masuk supaya terstruktur jika dibutuhkan pada sistem informasi geografis ?
1.3 Batasan Penulisan
Dalam pengerjaan tugas akhir, permasalahan di atas dibatasi dengan asumsi sebagai berikut :
1. Sistem gateway VmeS yang dimaksud adalah hubungan peralatan-peralatan tranceiver, modem, Fleet Management terminal dan server base station dengan asumsi proses komunikasi data bisa berjalan pada peralatan yang telah disebutkan di atas.
2. Ketika pengujian, input berasal dari pengolahan data ASCII terminal melalui komunikasi serial yang berasal dari modem radio paket sedangkan output dipakai sebagai data yang akan diproses di aplikasi Fleet Management Server
3. Manajemen penggunaan akses jamak digunakan dalam protokol AX25 dalam hal ini dibatasi dengan tidak dibahas protokol AX25 secara detail
4. Yang dianalisa tingkat keberhasilan Fleet Management terminal mengirimkan data yang berupa posisi dan informasi lain dengan berbagai optimalisasi konfigurasi hubungan menuju server yang dipresentasikan dalam aplikasi Fleet Management Server dengan parameter waktu keberhasilan data tiba di server dengan beberapa variasi panjang data.
1.4 Tujuan
Penelitian pada tugas akhir ini bertujuan sebagai berikut :
1. Merancang sistem gateway pengolah data radio paket yang dapat mengirim data berupa posisi dan informasi dari Fleet Management Terminal kapal dari stasiun bergerak menuju base station
3
2. Mengetahui cara konfigurasi pada radio frekuensi kanal HF yang paling optimal untuk membangun komunikasi data dari stasiun bergerak
3. Mengintegrasikan sistem gateway VmeS dengan server base station
4. Menganalisis kinerja komunikasi data dari gateway terintegrasi dengan terminal berdasarkan waktu datangnya data di server, waktu penggunaan kanal, kemampuan kecepatan terminal dan panjang data dikirim
1.5 Metodologi
Metodologi yang digunakan pada penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Studi Literatur
Langkah awal yang dikerjakan pada tugas akhir ini adalah studi literatur, yaitu mencari informasi/ data mengenai sebagian / keseluruhan sistem dari buku teks, jurnal, internet dan lain-lain
2. Perancangan Sistem
Perancangan sistem diterapkan dengan membuat sistem gateway informasi bergerak, dimana metodologinya adalah sebagai berikut :
A. Pembuatan dan perancangan hardware
a. merencanakan format protokol dan cara pengiriman yang diaplikasikan pada terminal
b. merencanakan konsep hardware yang dapat dipakai untuk mengirimkan data dari stasiun bergerak dengan menggunakan perangkat-perangkat yang mendukung untuk pengiriman data pada kanal hf
B. Pembuatan dan perancangan software
a. merencanakan format data serial yang akan dikirim
b. membuat software yang dapat menerima dari serial dan mempresentasikan data-data yang telah dikirim dari terminal
C. Integrasi sistem hardware dan software
3. Pengambilan Data
Proses pengambilan data dengan cara mengakuisisi data radio paket yang berasal dari modem kemudian menterjemahkan dan memilah kemasan data radio paket yang beberapa data tersebut divisualisasikan ke dalam aplikasi Fleet Management Server. Dari aplikasi tersebut 4
didapatkan parameter-parameter yang diukur berupa waktu penggunaan kanal mengenai data yang dikirim berdasar kemampuan terminal dan transmisi, panjang data dan lain-lain kemudian dibuat laporan data.
4. Analisa Sistem
Dari serangkaian metode diambil datanya kemudian dibuat pengukuran parameter keakuratan dan keberhasilan pengiriman data informasi dan posisi menuju server base station, dan cara membuat konfigurasi sistem yang baik, jika berhasil dibuat laporan,dan jika mengalami kekurangan akan diperbaiki dan dikembangkan kemudian
1.6 Sistematika Laporan
Untuk memudahkan pembahasan, maka tugas akhir ini akan dibagi menjadi lima bab dengan sistematika sebagai berikut :
Bab I : Pendahuluan
Bab ini meliputi latar belakang, permasalahan, batasan masalah, tujuan, metodologi, sistematika penulisan dan relevansi dari tugas akhir yang disusun.
Bab II : Teori Penunjang
Bab ini akan dijelaskan mengenai prinsip komunikasi data, sistem gateway, model arsitektur TCP/IP, model referensi OSI, jaringan komputer menggunakan radio paket dan cara komunikasi dengan jaringan radio.
Bab III : Perancangan Sistem Gateway
Pada bab ini akan dijelaskan langkah-langkah konfigurasi perancangan sistem gateway, spesifikasi dan langkah teknis penggunaan alat, dan penjelasan aplikasi Fleet management Server
Bab IV : Analisa Data dan Pembahasan
Pada bab ini akan diuraikan mengenai pembahasan dan analisa dari data yang telah diperoleh dari hasil pengukuran.
Bab V : Penutup
Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang diperoleh dari hasil pengukuran dalam tugas akhir ini.
5
1.7 Relevansi
Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini diharapkan dapat memberi manfaat berikut:
1. Menjadi referensi perencanaan jaringan komunikasi data di atas frekuensi HF yang memberikan informasi yang berguna dibidang transportasi yang dapat diterapkan ke dalam sistem informasi geografis sehingga dapat memberikan peningkatan kualitas dan kuantitas informasi data secara cepat, akurat dan murah
2. Menerapkan teknologi data paket radio di band sempit sebagai penggunaan khusus dimana tidak dibutuhkan bandwith yang besar sehingga lebih optimal dan efisien untuk pengiriman data yang ukurannya relatif kecil dan tidak dibutuhkan untuk kecepatan tinggi
3. Mengimplementasikan semua potensi kelebihan radio pada frekuensi pembawa HF yang berada di band sempit sehingga informasi yang dikirimkan melalui sistem ini dapat dipublikasikan ke khalayak umum yang berada di seluruh dunia secara online.

Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini

Download di sini

Skripsi Tekni Telekomunikasi 1, 4.9 out of 5 based on 68 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets