Studi Kasus Kualitas Dan Kuantitas Kelayakan Air Sumur Artetis Sebagai Air Bersih Untuk Kebutuhan Sehari-Hari Di Daerah kelurahan Sukorejo kecamatan Gunungpati Semarang Tahun 2007

This item was filled under [ Kesehatan Masyarakat ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (28 votes cast)

skripsi jurusan ilmu kesehatan masyarakat: Studi Kasus Kualitas Dan Kuantitas Kelayakan Air Sumur Artetis Sebagai Air Bersih Untuk Kebutuhan Sehari-Hari Di Daerah kelurahan Sukorejo kecamatan Gunungpati Semarang Tahun 2007

Sulih Hartanto, 2007, skripsi jurusan ilmu kesehatan masyarakat, Fakultas ilmu keolahragaan, Universitas Negeri Semarang.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah air sumur artetis di Daerah Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Semarang layak digunakan sebagai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari berdasarkan standar kualitas dan kuantitas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan kuantitas kelayakan air sumur artetis sebagai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat di Daerah Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Semarang. Penelitian dilakukan diperumahan IKIP Semarang Jl. Dewi Sartika II.

Air sumur artetis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumur yang digunakan oleh satu gang kurang lebih 13 kepala keluarga. Penelitian ini meliputi uji kualitas air sumur artetis sebagai air bersih menggunakan uji Fisika, Kimia dan Biologi. Parameter yang diujikan, parameter Fisika meliputi warna, rasa, bau, temperatur, kekeruhan dan zat padat terlarut. Parameter Kimia meliputi Air Raksa (Hg), Arsen (AS), Besi (Fe), Kadmium (Cd), Kesadahan (CaCoз), Klorida (Cl), Mangan (Mn), Nitrat sbg N (NOз-N), Nitrit, sbg N ((NO2-N), PH, Seng (Zn), Sianida (CN), Sulfat (SO4), Detergen, Timbal (Pb), Zat organik (KmnO4) dan Kromium, Valensi 6 (Cr6+) dan Parameter Biologi meliputi MPN. Coliform dan Coli tinjan. Pada uji kuantitas penggambilan datanya menggunakan kuesioner tentang jumlah kebutuhan air dan jumlah air bersih yang tersedia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sumur artetis yang melebihi baku mutu adalah warna 792 = 94% dari baku mutu 50 = 6%, besi 2.06 = 67% dari baku mutu 1.0 = 33%, klorida 1836 = 75% dari baku mutu 600 = 25%, total koliform / MPN coliform dan coli tinja sama 240 = 80% dari baku mutu 10 untuk perpipaan 3% dari baku mutu 50 perpipaan 17%. Secara kuantitas, jumlah dan kebutuhan air bersih dapat tercukupi.
Simpulan dari penelitian ini adalah Secara kualitas air sumur artetis di Daerah Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Semarang tidak layak digunakan sebagai air bersih karena kandungan zat warna, besi, klorida, MPN.coliform dan colitinja melebihi baku mutu dari Permenkes No:416/Menkes/Per /IX/1990. Secara kuantitas kuesioner dan penghitungan debit air sumur artetis maka jumlah kebutuhan air bersih masyarakat tercukupi.

Download

Studi Kasus Kualitas Dan Kuantitas Kelayakan Air Sumur Artetis Sebagai Air Bersih Untuk Kebutuhan Sehari-Hari Di Daerah kelurahan Sukorejo kecamatan Gunungpati Semarang Tahun 2007, 5.0 out of 5 based on 28 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets