Upaya Polwiltabes Semarang dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Semarang

This item was filled under [ hukum dan kwarganegaraan ]
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 4.8/5 (114 votes cast)

Skripsi jurusan Hukum dan Kwarganegaraan: Upaya Polwiltabes Semarang dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Semarang

Chusnul, Wulan Pakerti Nur. 2005. Skripsi Hukum dan Kwarganegaraan, Fakultas ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang.

Sebagai bagian kehidupan global, bangsa Indonesia tidak akan terlepas dariakibat sampingan kemajuan IPTEK yang berasal dari negara-negara maju, sehinggaakan mendorong terjadinya perubahan pada suatu bangsa atau negara tersebut.Perubahan tersebut dapat dilihat dengan maraknya kasus penyalahgunaan Narkoba.Penyalahgunaan Narkoba merupakan penyakit masyarakat yang pada akhir-akhir inipertumbuhannya sangat cepat. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta,Surabaya dan Denpasar dulu dikenal hanya sebagai daerah transit peredaranNarkoba, namun seiring dengan perkembangan globalisasi dunia, kota-kot besar diIndonesia sudah merupakan pasar peredaran Narkoba. Pada saat ini kasuspenyalahgunaan Narkoba juga merambah ke kota-kota kecil seperti yang terjdi dikota Semarang. Berkembangnya kasus penyalahgunaan narkoba di Semarang itudiawali dengan ditemukannya miras atau minuman keras yang dijual secara bebastanpa pengawasan dari Balai Penelitian Obat dan Makanan atau Balai POM maupundari aparat kepolisian. Pada tahun 90 – an di kota Semarang sudah ditemukan kasuspenggunaan pil koplo dan dengan kemajuan IPTEK, masyarakat kota Semarang dariyang semula mengkonsumsi minuman keras atau miras, pil koplo kemudian berubahmengkonsumsi narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan-bahan berbahaya).Terdapatnya kasus penyalahgunaan narkoba di kota Semarang mendapat perhatianyang besar dari berbagai pihak khususnya Kepolisian Negara RI yaitu SatuanNarkoba Polwiltabes Semarang.

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Faktor-faktor apasaja yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan Narkoba berdasarkan kasuskasusyang pernah ditangani oleh Polwiltabes Semarang, (2) Bagaimana upaya yangdilakukan oleh Polwiltabes Semarang dalam menanggulangi penyalahgunaanNarkoba di Semarang, (3) Faktor apa saja yang mendorong dan menghambatPolwiltabes Semarang dalam usahanya menanggulangi penyalahgunaan Narkoba diSemarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : (1) Untukmengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaanNarkoba berdasarkan kasus-kasus yang pernah ditangani oleh PolwiltabesSemarang, (2) Untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan oleh PolwiltabesSemarang dalam menanggulangi penyalahgunaan Narkoba di Semarang, (3) Untukmengetahui faktor apa saja yang mendorong dan menghambat Polwiltabes Semarangdalam usahanya menanggulangi penyalahgunaan Narkoba di Semarang.

Penyusunan Skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalampenelitian ini lokasi yang dipilih adalah Polwiltabes Semarang. Sumber datapenelitian ini diperoleh dari tiga sumber yaitu : (1) Informan, (2) Responden, (3)Dokumen, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah tekniksampel purposif. Alat dan teknik pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan.

Untuk menjamin kebenaran dan kesahihan data yang dikumpulkan dalam penelitianini, maka diperlukan adanya validitas data yaitu menggunakan teknik triangulasisumber dan metode analisis datanya adalah model analisis interaktif yang terdiri dariempat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulandata. Prosedur penelitian ini dibagi dalam empat tahap yaitu, tahap sebelumkelapangan, tahap pekerjaan lapangan, tahap analisis data dan tahap penulisanlaporan.

Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor yangmenyebabkan terjadinya penyalahgunaan narkoba berdasarkan kasus-kasus yangpernah ditangani Polwiltabes Semarang adalah sebagai berikut : (1) Faktor rasa ingintahu atau motif ingin tahu, (2) Faktor pergaulan atau faktor teman sebaya, (3) Faktorfrustasi karena tekanan ekonomi. Adapun upaya yang dilakukan PolwiltabesSemarang dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba adalah : (1) Upayapencegahan melalui upaya pre-empetif dan preventif, (2) Upaya penanggulanganmelalui upaya represif, treathment dan rehabilitasi.

Faktor-faktor yang mendorong dan menghambat Polwiltabes Semarangdalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba antara lain sebagai berikut : (1)Faktor-faktor yang mendorong, faktor yang mendorong Polwiltabes Semarangdalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba adalah karena itu semua adalahtugas dan kewajiban polisi yang harus dilaksanakan sesuai dengan pasal 13 UU NO.2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian NKRI dan harus sesuai dengan Tugas PokokSatuan Narkoba Polwiltabes Semarang. Pihak atasan memberikan bonus pada anakbuahnya jika telah berhasil menjalankan tugasnya, (2) Faktor-faktor yangmenghambat antara lain : a) Faktor internal atau Faktor dalam PolwiltabesSemarang yaitu, (i) Kendala struktural berupa anggaran yang terbatas, (ii) Berkaitandengan profesionalitas atau keahlian dan sarana dan prasarana yang dimiliki olehpenyidik atau polisi, (iii) Masih lemahnya penegakan hukum dalam kehidupansehari-hari, b) Faktor eksternal atau Faktor luar Polwiltabes Semarang yaitu, (i)Adanya strategi baru pemasaran bandar-bandar narkoba, (ii) Jaringan peredarannarkoba yang terselubung atau jaringan terputus, (iii) Tidak ada kerjasama darimasyarakat dalam hal penangkapan tersangka.

Adapun saran dari hasil penelitian ini ditujukan bagi semua pihak, terutamabagi Polwiltabes Semarang di dalam menjalankan upayanya menanggulangipenyalahgunaan narkoba harus meningkatkan kerjasama dengan masyarakat.Masyarakat, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kerjasama dengan pihakKepolisian NKRI dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Orang tua,diharapkan dengan informasi yang didapat mengenai penyalahgunaan narkobamenjadikan tanggungjawab orang tua terhadap anaknya semakin meningkat.Mahasiswa, diharapkan untuk menghindari dan mewaspadai bahaya narkoba karenadampak negatifnya yang terlalu besar dan sangat merugikan.

Download

Upaya Polwiltabes Semarang dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkoba di Semarang, 4.8 out of 5 based on 114 ratings
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Copyright Notice: Skripsi-skripsi yang dipublikasikan di Pustakaskripsi.com adalah skripsi dengan lisensi boleh dipublikasikan dengan pernyataan Copyright sebagai berikut:
Copyrights : Copyright (c) <Universitas Penerbit>. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Jika anda adalah penulis atau penerbit skripsi ini dan merasa tidak menerbitkan lisensi tersebut, dan merasa keberatan skripsi anda dipublikasikan, silahkan menghubungi admin di admin [at] pustakaskripsi.com. Kami akan dengan senang hati meng-unpublish Skripsi anda.

Sebarkan Ilmu walaupun hanya satu Ayat. Ilmu yang kau bagikan kepada orang lain maka akan semakin bertambah dan berkah.

Leave a Comment

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets